Kepala OPD Dianggap Tidak Mampu Jalankan Tupoksi.PJ Bupati Diminta Agar Evaluasi Pejabat.  Pendiri GJM Sebut Pemkan Muaro Jambi Gagal Dalam Pelayanan Masyarakat.  LSM SEMBILAN Minta BPK Audit Anggaran Di RSUD Ahmad Ripin, Dan Akan Lapor Secara Resmi Ke APH. Dirut RSUD Ahmad Ripin Bungkam,ini kata ketua LSM sembilan Jambi. Aneh Tapi Nyata!! Di anggarkan dengan Nama judul yang berbeda Namun item nya sama. Ada apa dengan RSUD Ahmad Ripin.

Home / Berita

Selasa, 16 Mei 2023 - 19:24 WIB

Warga Dua desa Di Muaro Jambi Sebut Hanya Dikasih Becek Dan Lumpur Debu Hingga Belasan Tahun.

Mandaunews.com,MUARO JAMBI – Warga dua desa Kabupaten Muaro Jambi mengkritik kinerja pemerintahan sebelumnya dan pemerintahan saat ini. Pasalnya, sudah hampir belasan tahun akses jalan utama dari dua desa tersebut mengalami kerusakan sangat serius,jalan yang tak jauh dari pusat pemerintahan Muaro Jambi justru mengalami rusak parah hingga hampir belasan tahun lamanya,

Dari pemantauan awak media di lapangan, jalan yang rusak parah dan dikeluhkan warga ini berada di desa Jambi Kecil dan desa Tunas Baru Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi,Bila musim hujan tergenang air, kemarau berdebu Selain itu banyak lubang menganga menghiasi sepanjang ruas jalan antar desa tersebut hingga belasan tahun lamanya,

BACA JUGA  Sekda Muaro Jambi Hadiri Acara Kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal Indonesia (JULEHA),

Salah seorang warga desa dengan raut wajah yang sangat kesal dan enggan namanya dipublikasikan mengatakan,”kalu dak salah Sayo bang sudah hampir belasan tahun jalan ko hancur dari jaman bupati Kito bu Masnah sampe bupati kini ko,adolah yang dielokan cumo pas hari Ujan jadi becek Samo genangan air kalu panas jadi debu,orang tu jadi bupati apo jadi DPR nak cari duit serahlah tapi jalan masyarakat ko tengok jugo,ko kalau lah duduk tidur keenakan, awak pulak kepengen gi milih e,'”kesalnya

BACA JUGA  Pendiri GJM Sebut Pemkan Muaro Jambi Gagal Dalam Pelayanan Masyarakat. 

Menanggapi keluhan warga tersebut, media Mandaunews.com mencoba mencari apa kendala penyebab terjadinya sampai-sampai pemkab Muaro Jambi seolah tidak mampu atau tidak perduli dengan keadaan jalan di dua desa itu.

Kepala dinas PUPR Muaro Jambi Yultasmi ST, saat di wawancara di ruang kerjanya kepada awak media mengatakan, terkait permasalahan tidak adanya perbaikan maksimal jalan di dua desa tersebut penyebabnya iyalah masalah terbatasnya anggaran yang didapat PUPR, dan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan itu berkisaran diangka tujuh miliaran, untuk dibangun right beton,’ungkap Yultasmi saat dimintai keterangan,

“Iyo masalah Kita anggaran kita semakin tahun bukanya semakin naik melainkan semakin kebawah sedangkan kebutuhan meningkat,tahun 2018 berkisaran 340 miliar
tahun 2019 320 miliar tahun 2020 300 miliar
tahun 2021 240 miliar dan tahun ini cuma 140 miliar, ‘”paparnya

BACA JUGA  PJ Bupati Muaro Jambi Lantik Dan Kukuhkan Kepengurusan LAM,

Sementara itu saat awak media menanyakan terkait instansi vertikal yang hampir setiap tahu di bangun Pemkab Muaro Jambi melalui PUPR,dan menggunakan anggaran dana kabupaten dan juga instansi tersebut bukan skala prioritas, semestinya dengan anggaran yang tidak memadai seharusnya PUPR bisa menolak persoalan yang beberapa instansi itu ajukan setiap tahun seperti Kapolres dan Kejari,

(Ameen)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Sekda Muaro Jambi Hadiri Acara Kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal Indonesia (JULEHA),

Berita

Mewakili Pj Bupati Bachyuni Deliansyah Asisten l Sukisno Menghadiri Peringatan Satu Tahun Desa Bukit Beringin.

Berita

Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Yuli Setia Bakti Terima LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi.

Berita

PJ Bupati Bachyuni Deliansyah, SH., MH. Hadiri Pelantikan Dan Pengukuhan Lembaga Adat Melayu Jambi,

Berita

PJ Bupati Muaro Jambi Buka Bimtek Uji Sertifikasi Kerja kontruksi 

Berita

Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi Minta Kepada Pemkab Untuk Tinjau Forum CSR.

Berita

PJ Bupati Muaro Jambi Buka puasa Di Desa Berkah

Berita

Soal Pungutan Komite Di SMKN 1 Muaro Jambi, Jamhuri Sebut Pejabat Dinas Pendidikan Sebaiknya Mundur