Antara HGU dan Hak Gue Untung terselip CSR Alias Pimpin Apel Perdana di Kantor BPBD Kabupaten Muaro Jambi PJ Bupati Muaro Jambi Gelar Audiens Di Kecamatan Maro Sebo, Ini Permintaan Lurah Jambi Kecil Kepada Bupati. Suasan Haru Iringi Penyambutan Kedatangan 136 Jamaah Haji Tanjabbar Atlit Muda asal Jambi Raih Emas Di Kejurnas 2022 Kategori 50 Meter Bebas

Home / Berita

Minggu, 31 Juli 2022 - 17:56 WIB

Konflik Agraria Yang Berkepanjangan Antara Petani Dengan 3 Perusahaan pemda Tanjabtim Terkesan Tutup Mata,

Mandaunews.com,- TANJABTIM – Konflik Agraria antara masyarakat Tanjabtim dengan 3 perusahaan Besar yakni, PT. Mendahara Agrojaya Industri (MAI) anak dari perusahaan PTPN VI, PT. Kaswari Unggul dan PT. Wira Karya Sakti (WKS). sepertinya hingga saat ini masih menemui jalan buntu, hal tersebut terjadi menurut warga akibat ketidak keberpihakan Pemda Tanjabtim kepada masyarakat.(31/7/22).

Masyarakat kepada pewarta dan dengan dibuktikan fakta lapangan hingga saat ini 3 perusahaan yang berkonflik masih aktif beroperasi.
padahal jelas sejak beberapa tahun terakhir Serikat petani indonesia (SPI) Tanjabtim sudah meminta Pemda untuk menghentikan aktifitas dari 3 Perusahaan yang tengah Konflik Agraria tersebut.

BACA JUGA  Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays

Bahkan beberapa hari ini petani
Desa Rantau Karya, Suka Maju, Teluk Dawan, Catur Rahayu, Sidomukti, Dendang yang tergabung di SPI melakukan aksi demo ke pemerintah daerah Tanjabtim guna mempertanyakan kejelasan HGU PT Kaswari Unggul kepada pemerintah.

Kemudian para (petani tanjabtim) ditemui langsung oleh sekda dan ketika sekda di cecar pertanyaan oleh petani, seperti video Tiktok yang menyebar luas di tengah-tengah masyarakat dan kemudian menjadi viral.

BACA JUGA  Alias Pimpin Apel Perdana di Kantor BPBD Kabupaten Muaro Jambi

Dan melalui Video yang berdurasi 33 detik diketahui sekda sepertinya tidak ingin tau permasalahan dan terkesan tidak perduli dengan apa yang tengah menjadi konflik antara masyarakat dengan perusahaan.

Dalam Video masyarakat mempertanyakan kepada sekda soal kejelasan HGU PT KASWARI UNGGUL yang sejak puluhan tahun menjadi permasalahan antara masyarakat.

“Sudah berapa tahun PT Kaswari ada di Tanjabtim?.” Tanya warga ke sekda,dan kemudian Sekda Sapril menjelaskan bahwa sudah sejak tahun 1998.

Dan saat sekda ditanya warga terkait Hak Guna Usaha (HGU). Sekda menjawab, “Tahun 2015 dikeluarkan HGU, tapi tidak ditindaklanjuti,” Jawab sekda.

BACA JUGA  Kadis PERKIM Akan Panggil Perwakilan KSM TPS 3R Perumahan Aurduri Permai.

Selanjutnya saat ditanyakan terkait masalah pajak yang telah dibayarkan oleh PT KASWARI UNGGUL kepada pemda Tanjabtim, Sapril selaku sekda menjawab, “Belumlah.Singkat Sekda.

Lebih lanjut Para pendemo juga menanyakan, hasil pajak PT KASWARI UNGGUL,”Hasil selama ini dari Kaswari mana pak?

Sekda pun menjawab dengan nada Kencang “Mano saya tau,” Jawab Sekda, dan juga sepertinya tidak ingin tau.

(AMEEN KALSEL)

Share :

Baca Juga

Berita

Antara HGU dan Hak Gue Untung terselip CSR

Berita

Tinjau Jalan Rusak Di Panglima, Anwar Sadat minta Dinas Perkim Segera Lakukan Perbaikan

Berita

Warga pal merah kota Jambi ditangkap polisi,Akibat gelakan sepeda motor sang majikan nya.

Berita

Dalam Rangka memperingati HUT RI,-77 BPBD kabupaten Muaro Jambi dampingi Warga kelurahan sengeti mengadakan lomba perahu.

Berita

Forget That Facelift – “Wrap” Your Face into Shape

Berita

Saling Tuding Antara Kadis PUPR Yultasmi VS Usman Khalik Fraksi PDIP Perjuangan.

Berita

Kebakaran di Teluk Nilau, 4 Rumah Hangus Rata – Rata Milik Petani

Berita

134 Desa di Tanjab barat sudah memiliki Da’i desa